Monday, December 21, 2009

Air Mata Umar

Air mata Umar Bin Khattab mengisahkan tentang kebiasaan Umar Bin Khattab, sang khalifah yang pada malam hari suka berkeliling di kota Madinah untuk memantau keadaan rakyatnya. Sampailah pada suatu malam, tiba-tiba mendengar suara tangisan anak-anak disebuah gubuk., karena penasaran Umar mendekati gubuk itu,

'Assalamu'alaikum, ' salam Umar Bin Khattab. Dari dalam rumah terdengar menjawab salam, Wa'alaikum salam,' jawab seorang perempuan tua dengan lembutnya sambil mempersilahkan masuk. Alangkah kagetnya Umar menyaksikan tiga anak yang terus menangis sambil memegang perut diatas dipan yang sudah reot. Melihat keadaan seperti itu air mata Umar Bin Khattab mengalir begitu saja tanpa terasa. Kemudian dia bertanya kepada perempuan tua itu. 'Mengapa mereka menangis?'

Mereka kelaparan, kedua orang tuanya sudah tiada sementara saya sudah tidak sanggup lagi untuk membeli makanan untuk mereka. Sejak kedua orang tua mereka meninggal sudah tidak ada lagi yang menjenguknya, ' ucap perempuan tua dengan wajah bersedih. 'Bukankah ibu sedang menanak makanan?' tanya Umar terheran. Lalu perempuan itu menjawab, 'Saya telah membohongi mereka, bukan gandum yang saya tanak melainkan batu agar mereka berhenti menangis.' Umar nampak terkaget-kaget.

'Batu?' kata Umar tak lagi mampu menahan perih didadanya, hatinya terluka bagai disayat menyaksikan penderitaan yang dialami anak-anak yatim paitu dan seorang nenek tua itu. Air mata itu tak terbendung lagi, Umar Bin Khattab bergegas pamit meninggalkan mereka. Disaat di rumah Umar segera mengambil air wudhu untuk sholat dan berdoa, 'Ya Alloh, ampunilah hambaMu ini yang telah melalaikan mereka, Izinkan hamba menebus semua kesalahan.' Dengan secepatnya Umar Bin Khatttab mengambil sekarung gandum, sekantong roti dan susu segar untuk diserahkan kepada anak-anak yatim piatu dan nenek yang membutuhkannya. Tak lama kemudian ketiga anak itu disuapinya oleh neneknya. Anak-anak terlihat lahap makannya. Nenek itu bercerita, ketika kedua orang tua masih hidup cinta dan kasih sayangnya kepada mereka bertiga senantiasa disuapi. Setiap suapannya dihasi dengan senyuman yang indah dari ayah dan ibunya. Sejak peristiwa itu Umar Bin Khattab berjanji tidak akan pernah ada lagi penduduk dinegerinya yang kelaparan.

Dari kisah air mata Umar Bin Khattab ini memiliki pesan bahwa perasaan bersalah pada diri Umar karena merasa lalai karena ada penduduk negerinya yang kelaparan. Perasaan bersalah inilah yang kemudian ditebus oleh Umar dengan tekadnya untuk memperbaiki sistem yang ada. Konon di masa Umar Bin Khattab inilah Baitul Mal sebagai lembaga negara berfungsi dengan baik untuk membantu mengentaskan kemiskinan pada waktu itu. barangkali banyak hal teladan dari Umar Bin Khattab yang masih relevan untuk negeri kita yang tercinta bagaimana kita menghadapi krisis dewasa ini.

Wassalam,

Sunday, December 20, 2009

Membedah Akal, Hati, Iman dan Cinta

Assalamualaikum
Soalan :

Tolong Anda jelaskan tentang perbedaan antara akal kalkulatif, hati, iman dan cinta.

Jawapan :

Bangunan wujud manusia terkerangka dari dua kekuatan besar dan agung, yaitu kekuatan akal dan cinta. Masing-masing dari kedua kekuatan ini memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. “Akal” laksana pelita yang sarat dengan cahaya yang memendarkan cahaya pada kehidupan penuh liku dan mendaki manusia.
"Akal" bukan dari jenis kecendrungan dan minat, melainkan berfungsi mengarahkan pelbagai kecendrungan dan minat yang terdapat pada diri manusia dan dari performa akal semacam ini bersifat kalkulatif. Meski dalam terminologi Barat performa akal seperti ini memiliki makna yang lain.

Akal dalam pandangan Barat tidak digunakan kecuali kalkulasi angka, penambahan dan pengurangan, untung dan rugi. Fungsi akal dalam pandangan Barat pada tataran melayani syahwat dan pelbagai kehendak rendah manusia serta semata-mata dalam koridor duniawi.

"Isyq" (cinta ekstrem) adalah kecendrungan, inklinasi dan daya tarik yang terdapat pada diri manusia dalam kaitannya dengan sesuatu yang lain. "Iman" adalah pengakuan hati dan mengamini dalam batin dimana terealisirnya iman ini bergantung pada terealisirnya dua unsur asasi; yaitu isyq (cinta) dan terpuaskannya akal manusia.

"Qalbu" (hati) pada pemahaman umum masyarakat dan pada tulisan-tulisan para arif bermakna kebalikan dari "akal." Artinya bahwa akal yang dimaksud di sini adalah akal partikulir (aql juz'I) bukan akal universal (aql kulli,). Akan tetapi dengan merujuk pada ayat-ayat al-Qur'an, kita jumpai bahwa qalbu dalam terminologi al-Qur'an merupakan sentral pencerapan ilmu hushuli dan ilmu hudhuri dan juga merupakan sentral pelbagai afeksi. Karena itu yang dimaksud dengan kalbu dalam redaksi al-Qur'an adalah ruh dan nafsu manusia yang menjadi sumber kehidupan insani bukan kehidupan nabati dan hewani.

Dan yang dimaksud dengan "hati" yang maknanya merupakan kebalikan dari "akal" adalah dimensi ruh manusia yang melahirkan pencerapan syuhudi, hudhuri, afeksi dan cinta.

Friday, October 23, 2009

HAMBA ALLAH YANG PENGASIH




Intisari ayat ini menceritakan ciri-ciri hamba Allah yang pengasih ialah

1.Mereka yang berjalan di atas muka bumi dengan merendah diri
2.Apabila meeka dicela oleh orang jahil, mereka menangani dengan cara yang baik
3.Mereka yang menghabiskan waktu malam dengan bersujud dan beribadah (qiamullail)
4.Mereka yang selalu berkata "wahai Tuhan Kami,hindarkan kami dari azab Neraka Jahannam".
5.Mereka menbelanjakan dengan tidak boros dan tidak pula kedekut,malah bersikap sederhana.
6.Mereka tidak pernah menyembah melainkan Allah, mereka tidak membunuh seseorang yang telah diharankan oleh Allahkecuali demi keadilan, dan tidak berzina.
7.Mereka tidak memberi kesaksian yang palsu.kalau mereka menjupai hal yang sia-sia,mereka berlalu demi menjaga kehormatan diri.
8.Bila mereka diperingatkan dengan ayat-ayat Allah mereka tekun mendengarkan.
9.Mereka itu yang berdoa"Wahai Tuhan Kami,jadikanlah isteri-isteri kami dan anak-anak kami orang yan mententeramkan hati dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa".

Oleh itu marilah sama-sama kita mengambil iktibar apa yang diwahyukan oleh Allah Taala.

Friday, June 12, 2009

RAHSIA DI SEBALIK NOMBOR 11

Satu hari, aku ada terbuka satu video yang menarik perhatian aku. Aku nak share ngan korang semu, tapi aku transfer dalam bentuk teks…. Anda pasti teruja

RAHSIA DI SEBALIK NOMBOR 11

Pertama

- ‘New York City’ mempunyai 11 huruf

- ‘Afghanistan’ mempunyai 11 huruf

- ‘Ramsin Yuseb’ mempunyai 11 huruf (seorang pengganas yang dikatakan kononnya pernah mengancam US untuk menghancurkan WTC Twin Towers)

- ‘Goerge W Bush’ mempunyai 11 huruf



Yang ini nampak macam kebetulan juga, tapi agak menarik…

- New York adalah negeri ke-11 dalam USA

- Kapal terbang pertama yang merempuh Twin Towers adalah kapal terbang nombor 11

- Kapal terbang pertama tersebut mempunyai 92 penumpang. Maka, 9+2=11

- Kapal terbang kedua yang merempuh Twin Towers adalah kapal terbang nombor 77 yang mana berlaku selepas 7 saat kapal terbang pertama merempuh. Maka, 77/7=11

- Kapal terbang kedua tersebut mempunyai 65 penumpang. Maka, 6+5=11

- Tragedi tersebut berlaku pada 11 September, ataupun 119. Maka seperti mana yang kita tahu, 9+1+1=11

- Tarikh tersebut sama dengan servis kecemasan USA, Rescue 911.


Masih lagi nampak macam kebetulan kan?? Try check yang ini pulak…

- Jumlah semua mangsa yang terlibat dalam tragedy tersebut ialah 254 orang. Maka, 2+5+4=11

- 11 September adalah hari yang ke-254 dalam setahun kalendar. Maka, 2+5+4=11

- Peristiwa bom yang besar yang berlaku di Madrid selepas daripada New York ialah pada 3/11/2004. Maka, 3+1+1+2+0+0+4=11
- Tragedi di Madrid tersebut berlaku 911 hari selepas tragedy di New York


Yang ini mungkin kebetulan dengan ayat Quran. Sebagai mana yang kita tahu, tragedi tersebut berlaku pada 9/11, dan Twin Towers tersebut mempunyai 109 dan 110 tingkat. Cuba check Surah ke-9, Juzuk ke-11 dan ayat ke-109 dan 110, apa Allah beritahu??



(109) Maka apakah orang-orang yang mendirikan bangunan (masjid) atas dasar taqwa kepada Allah dan keredhaanNya itu lebih baik, atau orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh, lalu (bangunan) itu roboh bersama-sama dengan dia ke dalam neraka Jahannam? Allah tidak memberi petunjuk kepada orang yang zalim.

(110) Bangunan yang mereka dirikan itu sentiasa menjadi penyebab keraguan dalam hati mereka, sampai hati mereka hancur. Dan Allah Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana.


Akhir sekali, try korang buat sendiri yang ini, pasti bulu roma korang tegak.. Agak mengejutkan jugak…Ikut lankah-langkah berikut.

- Buka Microsoft Word- Taip Q33 NY, iaitu no plat kapal terbang pertama yang merempuh Twin Towers.

- Highlightkannya dan tukar ke font size 48

- Tukarkan font (jenis tulisan) ke Wingdings yang bermaksud ‘sayap yang berbunyi seperti loceng’


Tengok, apa yang keluar……



Apa maksud dia agaknya?? Bukankah maksudnya ialah “Tragedi ini adalah angkara Yahudi”……….???? Renung-renungkanlah…..

Kelebihan membaca dan menghafaz Al-Quran



"Mereka yang membaca Al-Qur'an dan dia mahir didalamnya maka ia bersama para malaikat pencatit yang mulia. Mereka yang membaca Al-Qur'an sedangkan ia tidak lancar bacaannya dan payah baginya untuk membaca maka untuknya dua pahala." (Hadith riwayat Bukhari dan Muslim)

"Bacalah Al-Qur'an kerana sesungguhnya ia akan datang pada hari Kiamat memberi syafaat kepada pembacanya." (Hadith riwayat Muslim)


"Tiada ada hasad kecuali pada dua perkara: Orang yang Allah berikan kepadanya Al-Qur'an maka dia membacanya siang dan malam. Dan orang yang Allah berikan kepadanya harta maka ia menafkahkannya siang dan malam." (Hadith riwayat Bukhari dan Muslim)


"Sesiapa membaca sehuruf dari Al-Qur'an maka untuknya satu kebajikan, dan setiap kebajikan digandakan sepuluh kali. Aku tidak berkata Alif-Lam-Mim itu satu huruf, tetapi Alif adalah huruf, Lam adalah huruf dan Mim adalah huruf." (Hadith riwayat Tarmidzi)

"Berkata Allah s.w.t.: Sesiapa yang disibukkan dengan membaca Al-Qur'an dan mengingati Aku daripada meminta sesuatu dari Aku, maka Aku akan memberikannya lebih baik dari apa yang diminta oleh orang lain. Dan kelebihan perkataan Allah (Al-Qur'an) atas perkataan-perkataan lain adalah seperti kelebihan Allah atas makhluknya." (Hadith riwayat Tarmidzi)


"Bacalah Al-Qur'an kerana Allah s.w.t tidak mengazabkan hati yang menyimpan Al-Qur'an. Dan sesungguhnya Al-Qur'an ini adalah jemputan Allah. Siapa yang mendatanginya maka ia akan merasa keamanan. Dan sesiapa yang cinta akan Al-Qur'an maka bergembiralah." (Hadith riwayat Ad-Darimy)